Kabag Prokopim Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Fokus Arah Pembangunan

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Prokopim), Andi Ardhy Rahadian Sulham, S.STP., M.Si., dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Makassar Tahun 2027 (Sumber : Instagram.com/prokopim.makassar).
18 Viewers

MAKASSAR – Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Prokopim), Andi Ardhy Rahadian Sulham, S.STP., M.Si., hadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Makassar Tahun 2027. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar ini berlangsung di Claro Hotel and Convention pada Kamis (05/03/2026).

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Prokopim), Andi Ardhy Rahadian Sulham, S.STP., M.Si., dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Makassar Tahun 2027 (Sumber : Instagram.com/prokopim.makassar).

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendampingi Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Makassar Tahun 2027. 

Suasana dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Makassar Tahun 2027 (Sumber : Instagram.com/prokopim.makassar).

Melalui kesempatan tersebut, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa Musrenbang RKPD 2027 merupakan tahapan strategis dalam siklus perencanaan pembangunan daerah. Forum ini menjadi ruang penting untuk melakukan penajaman program, penyelarasan kebijakan, serta penyepakatan prioritas pembangunan agar sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan arah kebijakan daerah.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Makassar Tahun 2027 (Sumber : Instagram.com/prokopim.makassar).

Menurut beliau, Musrenbang juga berfungsi sebagai instrumen untuk memastikan konsistensi antara dokumen perencanaan jangka panjang, menengah, hingga tahunan. 

Forum ini sebagai titik krusial dalam menentukan arah pembangunan Kota Makassar, khususnya pada tahun ketiga pelaksanaan RPJMD 2025–2029.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Makassar Tahun 2027 (Sumber : Instagram.com/prokopim.makassar).

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam arahannya memberikan sejumlah catatan penting kepada Pemerintah Kota Makassar terkait isu-isu strategis pembangunan. Beliau menyoroti perlunya penataan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk pedagang kaki lima (PKL), agar tetap dapat beraktivitas tanpa mengganggu ketertiban umum.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Makassar atas langkah penertiban yang telah dilakukan di sejumlah titik kota. Menurutnya, upaya tersebut merupakan bagian dari proses penataan yang memang harus dilakukan demi menciptakan tata kota yang lebih rapi dan nyaman.

“Saya mengapresiasi Pak Wali Kota sudah melakukan penertiban di bahu jalan dan trotoar. Kita kerja sama dalam penataan UMKM,” ujar Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa penataan kawasan menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan sekaligus memperbaiki wajah Kota Makassar sebagai pusat pertumbuhan di kawasan Indonesia Timur. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pun menyatakan kesiapan untuk mendukung penuh upaya tersebut.

Selain itu, Andi Sudirman Sulaiman menyoroti masih adanya kawasan kumuh di Kota Makassar yang perlu segera ditangani melalui program penataan terpadu. Beliau menegaskan bahwa Makassar memiliki peran strategis dalam perekonomian Sulawesi Selatan, dengan sekitar 30 persen perputaran ekonomi berada di kota ini.

“Karena hampir 30 persen sentra ekonomi ada di Makassar, maka tidak boleh saya tinggalkan Makassar dalam hal pembangunan,” tegasnya.

Di sisi lain, persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, juga menjadi perhatian serius. Ia menyebut isu ini bahkan menjadi perhatian langsung Presiden RI, sehingga perlu penanganan yang komprehensif dan berkelanjutan.

Suasana dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Makassar Tahun 2027 (Sumber : Instagram.com/prokopim.makassar).

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, lanjutnya, berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar dalam mencari solusi terbaik terkait pengelolaan sampah. Beliau juga mengungkapkan bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup telah memasukkan Makassar sebagai salah satu dari sekitar sembilan kota di Indonesia yang akan mendapatkan program pembangunan sistem pengelolaan sampah.

Namun demikian, beliau mengingatkan agar Pemerintah Kota Makassar segera memenuhi seluruh persyaratan kesiapan program atau readiness criteria agar program tersebut dapat direalisasikan. Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar diminta untuk mempersiapkan dokumen dan kebutuhan teknis secara maksimal.

Selain penguatan sistem, edukasi kepada masyarakat juga dinilai sangat penting, khususnya dalam hal pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Beliau mendorong penerapan sistem pemilihan berbasis warna sebagai langkah efektif untuk membangun kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah.

“Masyarakat kita harus dibiasakan mengenali jenis sampah melalui warna. Misalnya hijau untuk organik, kuning untuk jenis tertentu, dan merah untuk yang berbahaya,” jelasnya.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menambahkan, kebiasaan tersebut telah diterapkan di berbagai negara dan terbukti mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Makassar Tahun 2027 (Sumber : Instagram.com/prokopim.makassar).

Kehadiran Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Prokopim), Andi Ardhy Rahadian Sulham, S.STP., M.Si. bersama sejumlah pejabat lainnya diharapkan dapat memperkuat  sinergi antara pemerintah kota, provinsi, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pembangunan Kota Makassar yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anda Mungkin Juga Menyukai

Media informasi yang menyajikan berita serta informasi terkini mengenai ekonomi, teknologi, gaya hidup, otomotif, olahraga, politik, hingga hiburan.