MAKASSAR – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar hadiri launching penyerahan baju sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP yang berlokasi di Jalan Gunung Latimojong, Kelurahan Lariangbangi, Kecamatan Makassar, Senin (21/07/2025).

Penyerahan baju sekolah gratis merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin langsung acara peluncuran ini, didampingi oleh Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa. Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, H. Muhammad Dahyal, S.Sos., M.Si, yang juga berperan penting dalam perencanaan dan penganggaran program strategis tersebut. Hadir pula Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifli Nanda, serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman.
Program ini merupakan salah satu bentuk perhatian serius pemerintah terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.

Keberhasilan sektor pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kualitas pengajaran, tetapi juga oleh akses dan kesiapan siswa untuk mengikuti proses belajar-mengajar secara layak dan setara.
Program pembagian baju sekolah gratis ini mencakup seluruh siswa aktif di jenjang SD dan SMP. Pemerintah kota menyediakan 1.000 pasang seragam untuk siswa baru SD dan SMP Negeri yang terdiri dari 2 jenis seragam merah-putih (SD) dan biru-putih (SMP) melalui 8 sekolah penerima.
Pemerataan akses pendidikan bukan hanya soal membangun gedung sekolah atau menyediakan guru, tetapi juga menjamin setiap anak memiliki perlengkapan dasar untuk belajar. Program ini menjadi wujud nyata dari keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat kecil dan komitmen kami untuk membangun SDM yang unggul sejak dini.
Antusiasme tampak dari para siswa. Banyak yang menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Makassar berharap tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga membentuk lingkungan belajar yang lebih adil dan menyenangkan.
Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar para siswa serta memperkuat rasa bangga mereka sebagai bagian dari komunitas sekolah dan Kota Makassar secara umum.
Upaya ini tidak hanya berfokus pada bantuan material semata, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang adil, setara, dan berkualitas bagi seluruh anak di Kota Makassar.